STITEKNAS Jambi Hadirkan Guru Tamu di SMKN 6 Tanjabtim: Bekali Siswa dengan Strategi Proyek Kreatif dan Kewirausahaan
Tanjung Jabung Timur – SMKN 6 Tanjung Jabung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi peserta didik, khususnya dalam menghadapi persaingan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Guru Tamu yang kali ini menghadirkan tim dosen dari Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STITEKNAS) Jambi, Jumat (21/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah itu menghadirkan tiga pemateri yakni Imam Bayhaqi, S.T., M.T.; Agus Topo Subekti, S.Pd., M.M.; dan Sufiyanto,S.T., M.T. Ketiganya menyampaikan materi bertema: "Strategi Proyek Kreatif dan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar di Era Digital".
Pada paparannya, para narasumber menekankan pentingnya kemampuan berpikir kreatif, manajemen proyek, dan jiwa kewirausahaan dalam menyongsong era industri 4.0 dan society 5.0. Siswa juga diajak untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan produk dan jasa inovatif.
Kepala SMKN 6 Tanjung Jabung Timur, Drs. H. Muhammad Fadli, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada STITEKNAS Jambi atas kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan vokasi di sekolahnya. “Program Guru Tamu ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara sekolah dengan perguruan tinggi untuk menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing,” ujarnya.
Tags :
#stiteknas #stiteknasjambi #stiteknaspmb #pmbstiteknas #stiteknasteknik #stiteknaskampusteknik #stiteknasjambi #stiteknasRPL #stiteknasbeasiswa #stiteknaskip #stiteknaskipk #kampusteknik #kampusteknikjambi
Di akhir sesi, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMKN 6 Tanjung Jabung Timur dengan STITEKNAS Jambi sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kegiatan diikuti secara antusias oleh puluhan siswa dari kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi, dan Tata Boga. Diharapkan kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut untuk mendukung terwujudnya link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan DUDI.
Kepala SMKN 6 Tanjung Jabung Timur, Eras Sri Purwaningsih, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan guru tamu dari perguruan tinggi menjadi jembatan penting bagi siswa untuk memahami kebutuhan industri secara nyata.
“Kerja sama dengan STITEKNAS Jambi sangat kami apresiasi. Kami berharap melalui kegiatan ini siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menghasilkan proyek kreatif yang bernilai ekonomis serta siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pemateri dari STITEKNAS Jambi, Agus Topo Subekti, S.Pd., M.M, menekankan pentingnya integrasi antara kreativitas teknis dan keterampilan kewirausahaan. Menurutnya, siswa teknik sepeda motor memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha mandiri jika dibekali dengan strategi pemasaran, inovasi produk, dan pengelolaan bisnis yang tepat.
“Kreativitas tanpa strategi akan sulit berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin siswa mampu melihat peluang, membangun jaringan, dan menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar,” jelas Agus.
Ia juga menambahkan bahwa pola pikir wirausaha harus ditanamkan sejak dini, terutama di tingkat SMK, agar siswa tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Kerja sama dengan STITEKNAS Jambi sangat kami apresiasi. Kami berharap melalui kegiatan ini siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menghasilkan proyek kreatif yang bernilai ekonomis serta siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pemateri dari STITEKNAS Jambi, Agus Topo Subekti, S.Pd., M.M, menekankan pentingnya integrasi antara kreativitas teknis dan keterampilan kewirausahaan. Menurutnya, siswa teknik sepeda motor memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha mandiri jika dibekali dengan strategi pemasaran, inovasi produk, dan pengelolaan bisnis yang tepat.
“Kreativitas tanpa strategi akan sulit berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin siswa mampu melihat peluang, membangun jaringan, dan menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar,” jelas Agus.
Ia juga menambahkan bahwa pola pikir wirausaha harus ditanamkan sejak dini, terutama di tingkat SMK, agar siswa tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Tags :
#stiteknas #stiteknasjambi #stiteknaspmb #pmbstiteknas #stiteknasteknik #stiteknaskampusteknik #stiteknasjambi #stiteknasRPL #stiteknasbeasiswa #stiteknaskip #stiteknaskipk #kampusteknik #kampusteknikjambi